Sudah Diliat..

Minggu, 05 Mei 2013

Ringkasan Java


Ringkasan Java


                                   



Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yang dibuat berdasarkan kemampuan-kemampuan terbaik bahasa pemrograman objek sebelumnya (C++, Ada, Simula). Java diciptakan oleh James Gosling, developer dari Sun Microsystems pada tahun 1991.


Karakteristik Java antara lain :


- Sederhana (Simple)
- Berorientasi Objek (Object Oriented)
- Terdistribusi (Distributed)
- Interpreted
- Aman (Secure)
- Architecture Neutral
- Portable
- Performance
- Dinamis

Macam-macam Java 2 Software Developer Kit (J2SDK) antara lain :

- J2SE (Java 2 Standard Edition)
- J2EE (Java 2 Enterprise Edition)
- J2ME (Java 2 Micro Edition)




Dasar - Dasar Dalam Pemrograman Java :

1.      Kata Kunci Simpanan (Keywords)

Kata kunci simpanan adalah identifier khusus yang disimpan oleh bahasa Java untuk mengendalikan bagaimana program didefinisikan. Kata kunci ini digunakan untuk mengenali tipe-tipe, pengubah, dan mekanisme pengaturan aliran program. Kata kunci ini hanya dapat digunakan untuk fungsi tertentu dan tidak dapat digunakan sebagai identifier nama suatu variabel, class dan method. Sampai denga Versi 1.0 terdapat 59 kata kunci seperti terlihat dalam tabel :



2.      Identifier

Digunakan untuk nama class, method, dan variabel. Suatu variabel dapat berupa urutan tertentu huruf (besar atau kecil), angka, garis bawah, dan tanda dolar. Tidak boleh diawali oleh angka dan bersifat case sensitive.

3.      Tipe Data

Java merupakan contoh bahasa yang strongly typed language. Hal ini berarti bahwa setiap variabel harus memiliki tipe yang sudah dideklarasikan. Terdapat 8 tipe primitif, 6 diantaranya adalah tipe bilangan ( 4 tipe integer, 2 tipe floating point), 1 tipe karakter char, digunakan mengawa-sandi (encode) Unicode, dan 1 tipe boolean.

·         Integer





·         Floating Point


·         Char


Tipe char menggunakan tanda kutip tunggal untuk menyatakan suatu char. Tipe char juga menyatakan karakter dalam upaya mengawal-sandi unicode, yang merupakan kode 2-byte. Karakter unicode paling sering dinyatakan dalam istilah skema pengkodean hexadesimal yang dimulai dari \u0000 sampai \uFFFF. Selain karakter bebas (escape \u yang menyatakan karakter unicode di Java terdapat juga


·         Boolean

Tipe boolean memiliki nilai true dan false. Tipe ini digunakan untul logical testing dengan menggunakan operator relasional.

4.      Literals

Literals adalah tanda bahwa tidak terjadi perubahan atau konstan. Macam-macam literals dalam Java adalah : Integer Literals, Floating-Point Literals, Boolean Literals, Character Literals dan String Literals.

5.      Variabel

Variabel adalah item yang digunakan data untuk menyimpan pernyataan objek. Variable juga dibagi 2 yaitu: Variabel Reference dan Variabel Primitif.

Variabel primitif adalah variabel dengan tipe data primitif. Mereka menyimpan data dalam lokasi memori yang sebenarnya dimana variabel tersebut berada. Variabel Reference adalah variabel yang menyimpan alamat dalam lokasi memori.  Yang menunjuk ke lokasi memori dimana data sebenarnya berada. Ketika Anda mendeklarasikan variabel pada class tertentu, Anda sebenarnya mendeklarasikan reference variable dalam bentuk objek dalam classnya tersebut.


6.      Operator

Dalam Java, ada beberapa tipe operator. Ada operator aritmatika, operator relasi, operator logika, dan operator kondisi. Operator ini mengikuti bermacam-macam prioritas yang pasti sehingga compilernya akan tahu yang mana operator untuk dijalankan lebih dulu dalam kasus beberapa operator yang dipakai bersama-sama dalam satu pernyataan.

Perintah-Perintah Dalam Java

1. Struktur Kontrol Kondisi (Pemilihan)

Struktur kontrol adalah suatu statement yang akan dieksekusi dengan pernyataan yang dianggap benar. Sedangkan Struktur  kontrol  pemilihan adalah  pernyataan dari Java yang mengijinkan user untuk memilih dan mengeksekusi blok kode spesifik dan mengabaikan blok kode yang lain.
·         Statement if-else 
Pernyataan  if-else  digunakan  apabila  kita  ingin  mengeksekusi  beberapa  pernyataan dengan kondisi true dan pernyataan yang lain dengan kondisi false.

·         Statement switch 
Cara  lain untuk  membuat  cabang  adalah  dengan  menggunakan  kata  kunci  switch. Switch  mengkonstruksikan cabang untuk beberapa kondisi dari nilai.

2. Struktur Kontrol Perulangan

Struktur kontrol perulangan adalah berupa pernyataan dari Java yang mengijinkan kita untuk mengeksekusi blok  code  berulang-ulang sesuai dengan jumlah tertentu yang diinginkan.  Ada  tiga  macam  jenis  dari  struktur kontrol pengulangan yaitu while, do-while, dan for-loops.
·         Do-while   loop   mirip   dengan   while-loop.   Pernyataan   di   dalam   do-while   loop akan dieksekusi beberapa kali selama kondisi bernilai benar(true). Perbedaan antara while dan do-while loop adalah dimana pernyataan di dalam do-while loop akan dieksekusi sedikitnya satu kali.

·         Pernyataan  for  loop  memiliki  kondisi  hampir  mirip  seperti  struktur  pengulangan sebelumnya  yaitu  melakukan  pengulangan  untuk  mengeksekusi  kode  yang  sama sebanyak jumlah yang telah ditentukan.

3. Struktur Kontrol Percabangan

Struktur control percabangan adalah berupa pernyataan dari Java yang mengijinkan kita untuk mengatur aliran eksekusi program terutama pada blok perulangan. Java memberikan tiga bentuk pernyataan percabangan, yaitu break, continue, dan return.

·         Break digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.
·         Continue merupakan kebalikan dari pernyataan break. Continue akan melanjutkan eksekusi perulangan apabila kondisi continue terpenuhi dan mengabaikan statement dibawahnya.
·         Return digunakan untuk keluar dari sebuah method.

4. Array 

Array adalah variabel  yang sering  menggunakan  sebuah  tipe  data  beserta  nama  variabel  atau identifier anunik.  Apabila  kita  ingin  menggunakan  variabel  tersebut,  kita  akan memanggil dengan nama identifier-nya. bedakan menjadi dua yaitu: satu dimensi (variable[]) dan multidimensi (variable[][]).

Indeks adalah sebuah angka yang menyatakan urutan sebuah elemen pada suatu variabel array. Sebuah variabel array sesungguhnya adalah sejumlah variabel berbeda dengan nama sama, namun memiliki nomor indeks yang unik untuk membedakan setiap variabel tersebut.


5. Class dan Object

·         Perbedaan Class dan Object 

Class merupakan suatu blueprint atau cetakan untuk menciptakan suatu instant dari object. class juga merupakan grup suatu object dengan kemiripan attributes/properties, behaviour dan relasi ke object lain.

Contoh : Class Person, Vehicle, Tree, Fruit dan lain-lain.

Object adalah instance dari class. Jika class secara umum merepresentasikan (template) sebuah object, sebuah instance adalah representasi nyata dari class itu sendiri.

Contoh : Dari class Fruit kita dapat membuat object Mangga, Pisang, Apel dan lainlain.

·         Instansiasi Class 

Untuk membuat object, kita menggunakan perintah new dengan sebuah nama class yang akan dibuat sebagai instance dari class tersebut.

String str = new String();
Random r = new Random();
Pegawai p2 = new Pegawai();
Date hari = new Date();

hari adalah object reference dari class Date yang akan digunakan untuk mengakses class Date.
Sedangkan operator new adalah operator yang akan menghasilkan hari sebagai reference ke instance dari class Date().

·         Attributes merupakan nilai data yang terdapat pada suatu object yang berasal dari class. Attributes merepresentasikan karakteristik dari suatu object.

Contoh : pada Class Fruit terdapat attribute : warna, berat pada object mangga : warna berisi kuning dan berat misalkan 0.25 kg pada object apel : warna berisi merah dan berat misalkan 0.30 kg

6. Method

Di dalam Java, kita dapat mendefinisikan banyak method yang akan kita panggil dari method yang berbeda. Sebuah method adalah bagian-bagian kode yang dapat dipanggil oleh program utama atau dari method lainnya untuk menjalankan fungsi yang spesifik. untuk mengilustrasikan bagaimana memanggil method, mari kita menggunakan class string sebagai contoh. Anda dapat menggunakan the dokumentasi dari Java API untuk melihat semua method yang tersedia dalam class string. Selanjutnya, kita akan membuat method, kita sendiri. Tapi untuk saat ini, mari terlebih dahulu kita gunakan method yang sudah disediakan oleh Java.

Pemberian Variabel Dalam Method

·         Pass-by-Value 

Ketika  pass-by-values terjadi, method membuat  sebuah salinan  dari nilai variable  yang dikirimkan  ke  method.  Walaupun  demikian,  method  tidak  dapat  secara  langsung memodifikasi nilai variabel pengirimnya meskipun parameter salinannya sudah dimodifikasi nilainya di dalam method.

·         Pass-by-reference  

Ketika sebuah pass-by-reference terjadi, alamat memori dari nilai pada sebuah variabel dilewatkan pada saat pemanggilan method. Hal ini berarti bahwa method menyalin alamat memori  dari variabel yang dilewatkan pada method. Ini tidak seperti pada pass-by-value, method dapat memodifikasi variabel asli dengan menggunakan alamat memori tersebut, meskipun berbeda nama variabel yang digunakan dalam method dengan variabel aslinya, kedua variabel ini menunjukkan lokasi dari data yang sama.

·         Method static

Method Static adalah method yang dapat dipakai tanpa harus menginisialisasi suatu class (maksudnya tanpa menggunakan variabel terlebih dahulu). Method static hanya dimiliki oleh class dan tidak dapat digunakan oleh instance (atau objek) dari suatu class. Method static dibedakan dari method yang dapat instance di dalam suatu class oleh kata kunci static.
Contoh : pada object mangga : terdapat method ambilRasa , kupasKulit dan lain-lain.

Overloading adalah membuat 2 atau lebih method dengan strutur yg sama, kecuali parameter input yg berbeda satu sama lain.

Overriding adalah kemampuan subkelas untuk memodifikasi data dan method yang dimiliki oleh kelas super.


7. BufferedReader dan Scanner   

Pada bagian ini, kita akan menggunakan class BufferedReader yang berada di package java.io untuk mendapatkan input dari keyboard yang hanya berbentuk string dan sedangkan scanner yang berada dalam package  java.util untuk input keyboard yang berbentuk angka. Java  Application Programming Interface (API) berisi ratusan class yang sudah didefinisikan sebelumnya yang dapat digunakan untuk program Anda. Class-class tersebut dikumpulkan di dalam packages. Packages berisi class yang mempunyai fungsi yang saling berhubungan. Seperti pada contoh  di  atas,  java.io  package  mengandung  class-class  yang  memungkinkan program untuk melakukan input dan output data. Pernyataan di atas juga dapat ditulis sebagai (import java.io.*; ) dalam program.

8. Exception 

Exception adalah sebuah peristiwa yang menjalankan alur proses normal pada program. Peristiwa ini biasanya berupa kesalahan(error) dari beberapa bentuk. Ini disebabkan program kita berakhir tidak normal. Beberapa contoh dari exception yang Anda mungkin jumpai pada latihan-latihan sebelumnya adalah: exception ArrayIndexOutOfBounds, yang terjadi jika kita mencoba mengakses elemen array yang tidak ada, atau NumberFormatException, yang terjadi ketika kita mencoba melalui parameter bukan angka dalam method Integer.parseInt.

Deklarasi Class adalah nama yang tepat dan tuliskan seluruh informasi atau properti yang di inginkan anda. Dalam deklarasi atribut memiliki beberapa jenis yaitu: Instance Variable dan  Class Variable atau Static Variables 
Deklarasi method memiki beberapa jenis yaitu: Accessor Methods, Mutator Methods, Multiple Return Statements, dan Static Methods

9. Casting, Converting dan Comparing Objects  

Pada bagian ini, kita akan belajar bagaimana mengunakan typecasting. Typecasting atau casting adalah proses konversi data dari tipe data tertentu ke tipe data yang lain. Kita juga akan belajar bagaimana mengkonversi tipe data primitif ke obyek dan sebaliknya. Kemudian, pada akhirnya kita akan belajar bagaimana membandingkan sebuah obyek. Dibedakan menjadi beberapa yaitu: Casting Tipe data Primitif, Casting Obyek, Convert Tipe Primitive ke Object Dan Sebaliknya, Membandingkan dua Obyek, dan Menentukan Class dari sebuah Object

10. Pewarisan / Inheritance

Pewarisan adalah keuntungan besar dalam pemrograman berbasis object karena suatu sifat atau method didefinisikan dalam superclass, sifat ini secara otomatis diwariskan dari semua subclasses. Jadi, Anda dapat menuliskan kode method hanya sekali dan mereka dapat  digunakan  oleh  semua  subclass.  Subclass  hanya  perlu  mengimplementasikan perbedaannya sendiri dan induknya dibagi menjadi beberapa bentuk yaitu: Mendefinisikan Superclass dan Subclass, Kata Kunci Super, Overriding Method, dan Method final dan class final.

11. Abstract Class
Sebuah class abstract adalah class yang tidak dapat di-instantiate. Seringkali muncul di atas hirarki class pemrograman berbasis object, dan mendefinisikan keseluruhan aksi yang mungkin pada object dari seluruh subclasses dalam class.  Method ini dalam class abstract yang tidak mempunyai implementasi dinamakan method abstract. Untuk membuat method abstract, tinggal menulis deklarasi method tanpa tubuh class dan digunakan menggunakan kata kunci abstract.

12. Polimorfisme

Polimorfisme adalah modul yang mempunyai nama yang sama, namun mempunyai parameter yang berbeda. Contoh yang menunjukkan properti polimorfisme adalah ketika kita mencoba melalui reference ke method.  Misalkan kita  punya  method  static  printInformation  yang mengakibatkan  object  Person  sebagai  reference,  kita  dapat  me-reference  dari  tipe Employee dan tipe Student ke method ini selama itu masih subclass dari class Person. Kemampuan dari reference untuk mengubah sifat menurut object apa yang dijadikan acuan dinamakan  polimorfisme.  Polimorfisme  menyediakan  multiobject  dari  subclasses  yang berbeda  untuk  diperlakukan  sebagai  object  dari  superclass  tunggal,  secara  otomatis menunjuk  method  yang  tepat  untuk  menggunakannya  ke  particular  object  berdasar subclass yang termasuk di dalamnya.

13. Interface

Interface mendefinisikan sebuah cara standar dan umum dalam menetapkan sifat-sifat dari class-class. Mereka menyediakan class-class, tanpa memperhatikan lokasinya dalam hirarki class, untuk  mengimplementasikan  sifat-sifat  yang  umum.  Dengan  catatan  bahwa interface-interface juga menunjukkan polimorfisme, dikarenakan program dapat memanggil method interface dan versi yang tepat dari method yang akan dieksekusi tergantung dari tipe object yang melewati pemanggil method interface.

14. Encapsulation

            Dalam bahasa pemrograman Java, enkapsulasi sering disebut sebagai proteksi hak akses suatu class atau method. Enkapsulasi itu sendiri merupakan sebuah pelindung atau dapat disebut juga sebuah pembungkus program atau data yang akan kita buat dalam pemrograman java. Nah, enkapsulasi tersebut terdiri dari tiga jenis yaitu PUBLIC, PROTECTED, dan PRIVATE. 

·         Public
Merupakan kata kunci yang digunakan dalam java yang memungkinkan setiap variabel dan method  yang di deklarasikan dalam class public dapat di akses oleh semua class yang sama, subclass atau non subclass yang sama di package yang sama, subclass dan non subclass di package yang berbeda.

·         Protected
Merupakan kata kunci yang di deklarasikan untuk memproteksi suatu class agar setiap variabel dan method yang dideklarasikan tidak dapat di akses oleh non subclass di dalam package yang sama. Dalam class protected, yang dapat mengakses variabel dan method nya adalah jika methodnya berada pada classnya sama, subclass dan non sub yang sama di package yang sama, dan subclass di package yang berbeda.

·         Private
Merupakan kata kunci yang dideklarasikan dalam suatu class agar setiap variabel dan method yang berada dalam class private ini hanya dapat diakses oleh class yang sama. Didalam bahasa pemgrograman java class yang bersifat private memproteksi agar semua variabel dan methodnya tidak dapat di akses oleh semua subclass dan non subclass di package yang sama, dan subclass dan non subclass di package yang berbeda.

15. String

Dalam pemrograman Java string merupakan aspek penting, karena dapat mempelajari mengenai class dan objek melalui penggunaan string. String sebenarnya merupakan class yang terdapat dalam library Java. Java String merupakan salah satu kelas dasar yang disediakan oleh Java untuk memanipulasi karakter. Untuk mendeklarasikan string adalah dengan menggunakan tanda kutip dua ( “ “ ).

Operasi-Operasi Pada String

-          concat(str)      : digunakan untuk mengabungkan 2 buah string string.
-          isEmpty()        : digunakan untuk mengecek apakah string kosong atau tidak.
-          trim()              : digunakan untuk membuang spasi di sebelah kiri dan kanan string.
-          length()           : digunakan untuk menghitung banyak karakter dalam string.
-          equals(str)      : digunakan untuk membandingkan 2 buah string.
-          Indexof()        : digunakan untuk mengambil index yang ada pada karakter.
-          substring(<awal>, <akhir>)  : digunakan untuk mengambil substring dari string.
-          charAt(<index>)                    : digunakan untuk mengambil karakter yang ada pada index.
-          lastIndexOf(kar)                    : digunakan untuk mencari index terakhir dari string yang mengandung karakter.
-          equalsIgnoreCase(str)           : digunakan untuk membandingkan string dengan str, tidak                                                                                                                                                                      membedakan huruf besar dan kecil.
-          copyValueOf(arr_char)        : digunakan untuk membentuk string dari array karakter.
-          replace(<old>, <new>)          : digunakan untuk mengganti <old> menjadi <new>.


16. Exception

            Tiada program yang sempurna, dan tiada pengguna program yang juga sempurna. Oleh karena itu, diperlukan suatu mekanisme yang membantu menangani error atau kesalahan yang terjadi, baik saat pembuatan maupun implementasi program. Java menyediakan mekanisme dalam pemrograman untuk menangani hal-hal tersebut yang disebut dengan exception. Exception adalah event yang terjadi ketika program menemui kesalahan pada saat instruksi program dijalankan.

·         Blok Try – Catch

Untuk penanganan exception, dalam Java digunakan blok try dan catch. Blok try digunakan untuk menempatkan kode-kode program Java yang mengandung kode program yang mungkin melemparkan exception. Blok catch digunakan untuk menempatkan kode-kode program Java yang digunakan untuk menangani sebuah exception tertentu. Sintaks blok try – catch adalah sebagai berikut :

Try
{
... kode program yang mungkin menghasilkan exception
}

Catch {exception xx}{...}

Catch {exception xx}{...}

·         Objek Exception

Objek exception yang dihasilkan dapat kita manfaatkan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai error atau exception yang terjadi. Exception merupakan subclass dari class Throwable yang mendefinisikan beberapa method yang juga diwarisi oleh exception.
Tiga method yang penting adalah :

-          getMessage()

Method ini mengembalikan isi pesan untuk menggambarkan exception yang terjadi.

-          printStackTrace()

Method ini menampilkan pesan error dan stack trace ke standard error output stream yang biasanya merupakan konsol windows apabila program merupakan program konsol.

-          printStackTrace(PrintStream s)

Method ini menampilkan pesan error ke objek PrintStream yang dijadikan parameter. Apabila ingin menampilkan pesan ke konsol, kita dapat menggunakan System.out sebagai parameter.

·         Blok Try – Catch – Finally

Selain try – catch, kita dapat mendefinisikan blok try – catch dan finally yang memiliki proses yang lebih lengkap, karena pada finally kita dapat mendefinisikan kode program yang selalu dieksekusi, baik ada exception yang terjadi maupun bila tidak terjadi exception sama sekali.